PERDA PASAR MODERN HARUS SEGERA SELESAI

Penulis : Abdul Arif, S.Sos (Wakil Ketua DPRD Kab.Wonosobo)

Perkembangan pasar di Wonosobo, terus meningkat. Sejurus kemudian, banyak berdiri pasar modern. Seperti dilokasi lain, kondisi ini menjadi pemicu kegalauan para pedagang di pasar tradisional. Untuk saat ini, di Wonosobo sebagai dasar pengaturan penataan pasar modern masih menggunakan peraturan bupati (perbup). Untuk mengatur secara luas, maka perda tentang pasar modern dan tradisional harus segera disahkan. Kisruh mengenai keberadaan pasar modern dan tradisional mulai muncul beberapa tahun terakhir. Menyusul berdirinya pasar modern dibanyak tempat. Disatu sisi, berdirinya pasar modern memberikan keuntungan dalam peningkatan investasi ekonomi kabupaten.

Namun disisi lain, apabila tidak ditata secara benar, menjamurnya pasar modern akan menuai masalah, karena mengancam para pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional. Kondisi ini, dapat dirasakan belakangan ini, salah paham mengenai penataan pasar selalu muncul. Tidak hanya di wilayah Kota Wonosobo,namun telah menyebar ke wilayah kecamatan. Maka karena saat ini, untuk mengatur pasar modern masih mendasarkan pada perbup, dibutuhkan payung hukum yang kuat berupa peraturan daerah (perda) tentang pasar. Perumusan perda tentang pasar modern harus segera diselesaikan, untuk memberi kepastian hukum. Dijadwalkan awal atau pertengahan bulan ini, akan disahkan perda tersebut melalui rapat paripurna DPRD. Perda diharapkan memberi perlindungan kepada pedagang tradisional tanpa menutup pintu investasi pasar modern.

Keberadaan pasar modern tidak dilarang, tapi lokasinya harus diatur tidak berdekatan dengan pasar tradisional. Selain untuk melindungi pedagang kecil, juga untuk menyebar keramaian kota. Pasal yang tertuang dalam perda yang mengatur tentang jarak antara pasar modern dan pasar tradisional, harus tegas dan jelas. Agar tidak multitafsir, dan bisa memicu salah paham. Disahkannya perda ini, diharapkan akan mampu melindungi pasar tradisional, sekaligus meningkatkan investasi di Wonosobo. Setelah perda disahkan, siapapun harus mematuhi perda tersebut, tanpa pengecualian. Karena perda sebagai dasar dalam mengatur penataan pasar di Wonosobo. Sehingga dengan tertatanya pasar akan mampu mendongkrak kesejahteraan pedagang kecil, sekaligus memberikan peluang usaha bagi pelaku pasar modern.

Sumber: Gema Legislasi Jawa Pos, Juni 2013